Golkar Berharap PKB Dukung Wiranto-Gus Solah
Minggu, 23 Mei 2004 15:40 WIB
Jakarta - Gagalnya Gus Dur sebagai calon presiden membawa secercah harapan baru bagi Partai Golkar. Partai Golkar semakin berharap PKB akan mendukung duet capres-cawapres Wiranto-Shalahuddin Wahid (Gus Solah). Harapan ini disampaikan Ketua DPP Partai Golkar yang juga Koordinator Tim Kampanye Wiranto-Solah, Slamet Effendy Yusuf saat dihubungi detikcom, Minggu (23/5/2004). "Kita masih menunggu keputusan terakhir PKB. Sepenuhnya kita serahkan kepada PKB, karena kita menghormati Gus Dur. Tapi, memang dalam surat dukungan kepada Pak Shalahuddin sebelumnya, PKB menjanjikan dukungan akan diberikan sesudah pencalonan Gus Dur sudah jelas," ungkapnya. Meski sangat berharap adanya dukungan dari PKB, menurut Slamet, Golkar tidak akan memaksa-maksa. "Kita tidak akan maksa-maksa agar PKB mendukung calon kita. Kita menghargai 'kedaulatan' PKB. Tapi, jelas, kita akan tetap membuka komunikasi dengan mereka," jelasnya. Menurut Slamet, selain dukungan formal, Golkar juga berharap PKB ikut aktif membangun tim kampanye Wiranto-Solah. "Kami memang berharap segera dukungan formal diberikan. Tentunya, untuk keperluan praktis. Misalnya, untuk membangun tim kampanye lebih luas. Selama ini, tim sukses hanya berasal dari unsur Partai Golkar," kata dia. Pada kesempatan itu, Slamet juga menegaskan, meski cawapres dari Golkar Gus Solah adalah Ketua PBNU, namun pihaknya tidak pernah melibatkan secara formal NU dalam tim kampanye. "Biarkan NU sebagai jam'iyyah nahdliyin yang independen," jelasnya. Meski begitu, kata Slamet, dukungan informal dari kaum nahdliyin telah didapatnya. "Di sejumlah daerah, kami mendapat kontak warga NU yang bergabung, termasuk anak-anak muda, mahasiswa, dan pesantren-pesantren," kata mantan ketua umum GP Ansor ini.
(asy/)











































