Kedua anak Khadafi itu meminta ulama berpengaruh Saudi itu untuk mengeluarkan fatwa terhadap pemberontakan yang terjdi di Libya. Hal ini diberitakan televisi Al Arabiya dan dilansir Reuters, Senin (28/2/2011).
Dua anak Khadafi itu adalah Saif al-Islam yang menghubungi ulama Salman al-Awda dan Saadi yang mengontak ulama lainnya, Ayedh al-Garni.
"Kamu membunuh rakyat Libya. Kembalilah pada Tuhan karena kamu telah melakukan kesalahan. Lindungi darah rakyat Libya, kamu membunuh orang tua dan anak-anak. Takutlah pada Allah," ujar Garni kepada Saadi.
Gardi memberikan pernyataan pada hari Minggu, sedangkan Awda juga memberikan pesan serupa pada Saif.
Awda memiliki acara mingguan di channel MBC1 dan dipuji oleh pemimpin Alqaeda Osama bin Laden karena tidak sejalan dengan pemerintah. Sedangkan Garni memberi ceramah di Libya tahun lalu.
Pasukan Khadafi berhari-hari berusaha meredam pemberontakan yang berhasil menguasai kawasan timur Libya. Khadafi menuding Alqaeda di balik pemberontakan itu.
(nrl/nvt)











































