Kapolsek Jonggol Kompol Purnomo mengatakan, Endah bukan korban perampokan. "Sepertinya dia korban KDRT. Korban tewas dengan luka akibat benda tumpul di kepala bagian belakang," kata Purnomo saat dihubungi, Senin (28/2/2011).
Purnomo menceritakan, korban ditemukan pada Minggu (27/2) lalu. Saat itu, korban ditemukan oleh anaknya yang berusia 9 tahun. "Anaknya baru pulang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu tetangganya melapor ke Polsek setelah mengetahui ibunya sudah meninggal," katanya.
Kepolisian pun datang ke lokasi dan melakukan olah TKP. Setelah itu, polisi menelepon suami korban yang saat itu tidak berada di lokasi.
"Saat itu, suaminya pulang dan mengatakan kalau dirinya malam itu jaga di kantornya. Tapi setelah kita cek ke kantornya, ternyata dia tidak tugas," katanya.
Kepolisian lalu meminta keterangan sang anak. Menurut anaknya, sebelum kejadian, ayahnya ada di dalam kamar mandi bersama ibunya.
"Setelah itu, ayahnya pergi ke luar rumah," katanya.
Setelah didesak, JA lalu mengaku telah memukul istrinya. Usai memukul istrinya, JA lalu mencoba bunuh diri dengan cara menggantung dirinya di dalam kamar mandi.
Namun, upaya itu tidak berhasil. "Dia terjatuh sehingga kakinya patah. Ada bekas jeratan di lehernya," katanya.
Hingga kini kepolisian masih menyelidiki motif kasus tersebut. Sementara JA belum bisa dimintai keterangan karena masuk rumah sakit.
"Dia dirawat di rumah sakit," tutupnya.
(mei/ape)











































