Siswono: Indonesia akan Maju Bila Pemimpinnya Mau Dikritik

Siswono: Indonesia akan Maju Bila Pemimpinnya Mau Dikritik

- detikNews
Minggu, 23 Mei 2004 11:24 WIB
Jakarta - Calon wapres pasangan Amien Rais, Siswono Yudo Husodo menekankan perlunya kritik yang konstruktif dalam pembangunan negara Indonesia. Indonesia juga akan bisa maju bila pemimpinnya mau dikritik. "Indonesia akan maju kalau rakyatnya mau mengkritik secara konstruktif dan pemimpinnya juga mau dikritik," kata Siswono dalam acara 'Peace Movement' yang digelar grup musik Slank di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (23/4/2004). Pada kesempatan itu, Siswono sangat menghargai lirik-lirik lagu Slank yang sarat dengan kritik sosial dan kririk membangun. Siswono juga berharap agar 'Peace Movement' yang dicanangkan Slank bisa disambut baik oleh seluruh masyarakat. "Pemilihan presiden 5 Juli nanti semoga damai. Kalau belum selesai, pemilihan tahap kedua tanggal 25 September juga semoga damai lagi. Peace," kata Siswono. Siswono juga mengingatkan bahwa Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan Indonesia di Tugu Proklamasi ini. "Bung Karno dan Bung Hatta juga ingin menciptakan kedamaian," kata tokoh nasionalis yang juga ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini. Dalam acara itu, perwakilan Slank, Bim Bim juga memberikan sambutan. "Kita ingin perubahan. Tapi kalau dengan jalan kekerasan, Slank jangan ikut-ikutan. Peace," kata Bim Bim. Setelah sambutan Siswono dan Slank, dilakukan penandaanganan secara simbolis kesepakatan 'Peace Movement'. Selain Siswono dan Slank yang membubuhkan tanda tangan, juga ada perwakilan mahasiswa UI, Atma Jaya, dan Universitas Moestopho. Setelah itu, satu per satu para slanker ikut menandatangani spanduk 'Peace Movement' sebagai bentuk dukungan mereka terhadap gerakan ini. (asy/)


Berita Terkait