Tagih Janji Perumnas, Warga Makassar Blokir Jalan
Sabtu, 22 Mei 2004 19:51 WIB
Makassar - Tuntutannya tak kunjung dikabulkan oleh Perum Perumnas sebagai pemegang proyek, puluhan warga di Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar, Sabtu (22/5/2004), melakukan pemblokiran jalan. Selain menutup jalan, warga juga membakar papan nama Perum Perumnas.Aksi ini berawal dari tuntutan warga BTP agar jalan masuk di perumahan tersebut, segera diperbaiki. Memang sudah sejak lama jalan di BTP mengalami kerusakan yang parah. Bahkan, puluhan lubang di tengah jalan dapat membahayakan pengendara. Belum lagi, permukaan tanah yang tidak rata.Tuntutan ini sebenarnya sudah sejak lama dilakukan warga BTP. Awal Maret lalu, pihak Perumnas berjanji untuk segera memperbaiki jalan tersebut. Namun, hingga kini janji itu tidak kunjung terealisasi. "Hanya janji di mulut saja. Tidak ada realisasinya," ujar Adnan, warga BTP yang juga koordinator unjuk rasa.Dalam aksinya, warga BTP menutup jalan masuk ke perumahan tersebut. Penutupan jalan ini dimulai sejak pukul 13.00 WITA. Akibat penutupan jalan tersebut, lalu lintas angkutan umum yang melewati jalan itu terhambat. Warga juga melakukan pembakaran ban bekas di tengah jalan. Tak puas hanya membakar ban bekas, warga lalu mendatangi kantor Perum Perumnas unit Tamalanrea, yang tidak jauh dari lokasi unjuk rasa. Warga lalu mencabut papan nama Perum perumnas dan membakarnya.Warga juga mengancam akan menduduki kantor Perum Perumnas bila hingga akhir Mei ini belum ada tindakan dari pihak Perumnas untuk segera memperbaiki jalan di perumahan tersebut.
(ani/)











































