Demokrat Terus Jajaki Kebersamaan dengan Gerindra

Demokrat Terus Jajaki Kebersamaan dengan Gerindra

- detikNews
Senin, 28 Feb 2011 15:15 WIB
Jakarta - Partai Demokrat (PD) merasa gerah dengan ulah anggota Setgab Koalisi yang terus-menerus menyerang kebijakan pemerintah dan mempersilakan anggota koalisi untuk keluar. Di sisi lain, PD juga menjajaki masuknya partai lain untuk masuk koalisi.

"Ada yang mau atau tidak, kita akan jajaki. Misalnya, kebersamaan yang kita bangun bersama Gerindra itu kan sesuatu yang kita bangun secara rasional. Kita akan terus jajaki kebersamaan yang sudah ada," ujar Wakil Sekjen PD Saan Mustopa.

Hal itu dikatakan Saan saat ditanya mengenai hasil evaluasi yang dilakukan PD mengenai anggota koalisi di Gedung DPR, Senayan, Senin (28/2/2011).

Pekan ini, imbuh Saan, PD akan menuntaskan di tingkat fraksi mengenai sikap politik masing-masing peserta koalisi menyangkut pengambilan keputusan. Setelah itu, hasil dari tingkat fraksi itu akan disampaikan ke DPP PD pada pekan depan.

"Kan sebenarnya sikap kita sudah jelas, karena mereka sudah tidak sejalan dengan koalisi, kami sepakat mereka dapat keluar dari koalisi secara ksatria," jelas dia.

Ibarat perahu, jika ada penumpang yang ingin terus melubangi perahu, sekalian pergi saja dari perahu itu.

"Kalau dalam sebuah perjalanan kita yang 6 partai punya tujuan yang sama. Seperti di dalam sebuah perahu. Tapi ada di antara penumpang, yang kerjaannya melubangi perahu itu. Kalau memang tidak nyaman, ya cabut saja dari perahu itu," ujar Saan.

Mengenai batas waktu, sampai kapan anggota koalisi yang 'bandel' itu untuk keluar secara ksatria, Saan mengatakan DPP PD yang akan memutusan. SBY sendiri selaku Ketua Dewan Pembina PD, sudah merasakan gesekan-gesekan di tingkat fraksi hingga DPP.

"Pak SBY sudah merasakan ada gejolak yang terjadi di fraksi dan DPP. Kalau SBY punya pandangan lain, kami menghargai dan menghormati beliau," ujar anggota Komisi III DPR ini.

(nwk/nvt)


Berita Terkait