Nama suster itu adalah Galyna Kolotnytska, asal Ukraina. Namanya mencuat ketika Wikileaks membocorkan kawat diplomatik Kedubes AS soal penilaian para diplomat AS terhadap Khadafi.
Kawat diplomatik yang dibocorkan WikiLeaks dari Kedubes AS di Tripoli mengatakan bahwa Khadafi sangat bergantung bahkan tak bisa berpergian tanpa Galyna. Dalam kawat itu, Galyna dideskripsikan sebagai 'voluptuous blonde', yang artinya kira-kira 'si pirang bahenol'.
Beberapa informasi diplomatik juga mengatakan Khadafi dan Galyna mempunyai hubungan yang romantis. Namun informasi itu tentu tidak bisa dikonfirmasi.
Harian Ukraina, Segodnya, seperti yang dilansir dari KyivPost, Minggu (27/2) membuat ulasan soal Galyna. Disebutkan kalau Galyna bekerja di Libya 9 tahun lalu di sebuah rumah sakit lokal dan kemudian bergabung menjadi tim medis pribadi Khadafi.
Segodnya mengatakan bahwa Khadafi memiliki 4 suster dari Ukraina. Namun Khadafi sangat percaya pada Galyna. Beberapa media menulis bahwa Galyna telah menemani Khadafi ke mana pun pemimpin yang berkuasa 41 tahun itu pergi.
Lantas bagaimana nasib Galyna, setelah Libya mengalami krisis? Gonjang-ganjing di Libya membuat Galyna memutuskan untuk pulang kampung ke Ukraina. Demikian kata anak perempuan Galyna, Tetiana Kolotnytska.
"Ibu menelepon kemarin. Dia memberi tahu kami apa yang sedang terjadi di Tripoli sekarang. Tembakan dan pertempuran sedang berlangsung, seperti yang disiarkan televisi. Suara Ibu pelan, dan dia minta kami untuk tidak khawatir dan mengatakan dia akan pulang segera. Dia bilang, terima kasih Tuhan dan semuanya baik-baik saja, juga kesehatannya," ujar Tetiana kepada Segodnya.
Tetiana juga tidak mengetahui mengapa ibunya tak kunjung pulang. Apakah menunggu gajinya dibayar, seperti lusinan pekerja medis speasialis yang bekerja di Libya, atau ada alasan lain. Tetiana juga tidak tahu, apakah saat ibunya menelepon itu, Khadafi sedang berada di dekatnya.
(fay/nvt)











































