Seribu Orang Tuntut Spin Off PT. Semen Padang
Sabtu, 22 Mei 2004 14:53 WIB
Padang - Sedikitnya 1000 orang demonstran mendatangi kantor Pemda Padang. Mereka menuntut dilakukannya spin off PT. Semen Padang dari PT. Semen Gresik.Aksi digelar di halaman Pemda Sumbar, Jl. Sudirman, Padang, Sabtu (22/5/2004). Aksi yang dikoordinir Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumbar ini, diikuti berbagai elemen masyarakat Sumbar.Dari pantauan detikcom di antara peserta aksi, nampak sejumlah tokoh masyarakat. Merekan antara lain Arwan Kasri (ketua DPRD Sumbar), Titi Nazif Lubuk (wakil ketua DPRD Sumbar), Afrizal, MBA (anggota DPRD Sumbar), Baharuddin R (Bupati Pasaman), Refrison Baswir (ekonom UGM).Fachri Ahmad (Wagub Sumbar), Mahyeldi Ansyarullah (ketua DPW PKS Sumbar), Basril Djabar (pengusaha), Kamardi Rais Dt. P Simulie (tokoh adat), utusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, dan sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam KNPI Sumbar.Dalam orasinya, wakil ketua DPRD Sumbar, Titi Nazif Lubuk mengatakan, perjuangan spin off PT. Semen Padang ini sudah dimulai sejak tahun 1995. Pada 1998, DPRD Sumbar sempat mengeluarkan petisi menuntut pemerintah pusat mengembalikan Semen Padang kepada rakyat Sumatera Barat.Puncaknya, pada 1 November 2001 DPRD Sumbar memberikan mandat pada Gubernur Sumbar Drs. Zainal Bakar, SH untuk memperjuangkan spin off melalui Maklumat RakyatSumatera Barat."DPRD Sumbar sudah berulangkali menemui pemerintah pusat dan menteri BUMN untuk segera merealisasikan spin off. Namun, sejauh ini kita hanya mendapat janji-janji yang tidak kunjung dilaksanakan," ujar Titi Nazif Lubuk.
(djo/)











































