Dijuluki Panglima Perang, Nanan Mampu Hadapi Radikalisme Ormas

Dijuluki Panglima Perang, Nanan Mampu Hadapi Radikalisme Ormas

- detikNews
Senin, 28 Feb 2011 11:33 WIB
Dijuluki Panglima Perang, Nanan Mampu Hadapi Radikalisme Ormas
Jakarta - Sejumlah kalangan menyambut baik terpilihnya Komjen Pol Nanan Soekarna sebagai Wakapolri. Dalam internal Polri, Nanan punya julukan si 'panglima perang' karena keberaniannya. Nanan dinilai mampu menghadapi radikalisme ormas yang tengah berkembang di masyarakat.

"Pak Nanan di Jakarta dijuluki panglima perang karena berani tampil, tegas, dan tidak gampang terpengaruh dunia luar. Ketegasannya mampu menghadapi isu-isu yang marak seperti radikalisme ormas anarkis semacam itu," kata penasihat Kapolri, Kastorius Sinaga saat dihubungi detikcom, Senin (28/2/2011).

Menurut Kastorius, selain dikenal karena keberaniannya, Nanan juga sangat kuat di internal Polri. Apalagi tugas Wakapolri yang berbeda dengan Kapolri. Kapolri lebih bekerja di luar, sedangkan Wakapolri lebih membenahi sistem internal Polri. Hal ini pun dinilai sangat cocok dan tepat untuk Nanan yang memang punya banyak dukungan di internal Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelumnya dia sudah 1 tahun di Irwasum. Masuk Wakapolri sudah sangat sejajar. Pengembangan sistem ke dalam lebih baik lagi. Saat menjadi Irwasum banyak yang sudah dia lakukannya. Dia memang kuat di dalam," jelasnya.

Kastorius mengatakan, dilihat dari segi angkatannya, Nanan yang angkatan 1978 ini juga pantas menjabat sebagai Wakapolri. Nanan seangkatan dengan Kapolri sehingga dalam masa bekerjanya ke depan tidak akan timpang.

"Dari segi angkatan sama dengan Pak Timur. Masa produktifnya sama sehingga kerjasamanya nanti tidak timpang dan sesuai kebutuhan internal Polri," ungkapnya.

(gus/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads