"Ya, menurut saya jangan digeneralisir. Masih banyak yang baik kan. Ada yang kerjanya bagus sehingga dipanggil lagi oleh majikannya," kata Ketua DPP PKB Helmy Faisal Zaini.
Hal itu disampaikan usai diskusi nasional bertajuk 'Bahaya Pemakzulan Bagi Bangsa dan Negara di Era Demokrasi', di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Minggu (27/2/2011).
Helmy berpendapat saat ini tidak tepat menyalahkan para pahlawan devisa itu. Bila ada kekurangan yang dimiliki para TKW maka itu kewajiban pemerintah untuk mendidiknya.
"Kalau kurang terampil kan tinggal dikasih pelatihan biar para TKW bisa bertugas dengan baik sehingga tidak mencoreng nama baik Indonesia," imbuhnya.
Dalam diskusi tersebut, PKB juga menyatakan sikapnya untuk menolak keras pemakzulan Presiden dalam era demokrasi seperti saat ini. Menurut Helmy, kondisi Indonesia tidaklah sama seperti negara di Timur Tengah yang sedang bergejolak.
(feb/nwk)











































