"Kita belum ada calon. Saat ini kita lagi menyaring kader-kader kita yang berkompeten untuk kemudian membuat survei yang rencananya akan dilakukan awal bulan depan," ujar Ketua DPD DKI PDIP, Sayogo, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (27/2/2011).
Mekanisme pendaftaran, lanjutnya, terbuka untuk siapa saja. Yang jelas, calon yang lolos nantinya adalah orang yang memiliki ideologi yang sejalan dengan partai berlambang kepala banteng itu.
"Siapa pun boleh mencalonkan, tapi kriterianya harus memiliki ideologi yang sejalan dengan partai yaitu berjuang untuk masyarakat kecil dan dia harus bisa mengimplementasikan itu. Selain itu harus jeli melihat situasi dan membuat program yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat," katanya.
Beredar kabar Rano Karno akan menjadi salah satu calon kuat yang akan diusung PDIP. Menanggapi kabar itu, Sayogo belum bisa memastikan karena masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi.
"Memang Rano disebut-sebut, tapi dianya sendiri belum mendaftar (untuk ikut survei). Tapi dari sisi ideologi Rano sudah sejalan dengan partai. Tapi tentu masih banyak juga kader-kader lainnya," jelas Sayogo.
Survei yang bersifat internal ini akan dilakukan selama satu bulan. Saat ditanya mengapa PDIP terkesan ketinggalan dari PD dan Golkar, menurutnya karena PDIP sangat selektif ketika menempatkan orang dalam jabatan tertentu.
"Silakan jika yang lain sudah (punya calon), tapi kita memang ketat seleksinya. Setelah survei biasanya kita ada fit and proper test," beber Sayogo.
(lia/nvt)











































