Yihaaa! Kanal Banjir Timur Semakin Hijau

Yihaaa! Kanal Banjir Timur Semakin Hijau

- detikNews
Minggu, 27 Feb 2011 12:20 WIB
Yihaaa! Kanal Banjir Timur Semakin Hijau
Jakarta - Sepanjang kanan dan kiri Kanal Banjir Timur (KBT) direncanakan untuk menjadi salah satu jalur hijau Jakarta. Penanaman pohon di trase kering KBT pun sudah mulai dilakukan. Penanaman terbaru dilakukan Kamis (24/2) lalu.

"Kanan kiri di KBT itu yang masing-masing 15 meter memang diperuntukkan bagi jalur hijau dan jalan inspeksi. Belum ditanam semua, masih ada beberapa yang gundul. Rencananya memang seperti itu, menjadi jalur hijau," ujar Kadis Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Pemprov DKI, Novizal, dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (27/2/2011).

Novizal menjelaskan, Dinas PU bekerjasama dengan Dinas Pertamanan pada 24 Februari lalu telah menanam 100 pohon di sekitar KBT. Jenis pohon yang ditanam kala itu adalah tanjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bagian dari penggantian pohon yang ditebang. Jadi setiap 1 pohon ditebang akan diganti dengan penanaman 10 pohon. Kalau ditebang 100, berarti kan yang harus diganti 1.000," terang Novizal.

Ketika jalan layang non-tol dibangun di Jakarta yakni di Jalan Antasari hingga ke Blok M dan Tanah Abang ke Kampung Melayu, beberapa pohon terpaksa ditebang. Sejak proyek jalan layang non-tol dimulai, penanaman 100 pohon pada 24 Februari lalu merupakan yang pertama kali dilakukan.

"Nanti kalau jalannya sudah jadi, di sekitar situ akan ditanam juga pohon-pohon. Selain di tempat itu, tentu dibangun juga di tempat lain seperti di sekitar KBT ini," imbuh Novizal.

Dia menerangkan, penanaman pohon juga telah dilakukan di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Sekitar 250 pohon trembesi sudah ditanam di sana. Selain itu.sekitar 1.159 pohon juga telah ditanam di Penjaringan, Jakarta Utara.

"Ada 17 jenis pohon yang ditanam oleh Pemprov DKI. Ini kita koordinasi dengan Dinas Pertamanan. Waktu jalan layang non-tol dibangun, kita terpaksa tebang pohon karena kan harus membuat pondasi dan untuk mobilisasi alat," sambung dia.

Proyek jalan layang non-tol di DKI yang tengah dikerjakan baru sampai pada tahap membangun pondasi. Pengerjaan pondasi sudah mencapai 40 persen. Diharapkan sebelum Agustus tahun ini, pondasi sudah selesai dilakukan sehingga jalan di sekitar proyek bisa dilalui kendaraan seperti sebelumnya.

Pembangunan jalan layang non-tol yang tengah dibangun yaitu jalan layang Antasari yang menghubungkan Antasari hingga ke Blok M sepanjang 5,5 km. Proyek ini menelan sekitar Rp 1,3 triliun dengan ruas Pasar Inpres Cipete-Lapangan Mabak Blok M.

Sedangkan jalan layang Kampung Melayu-Tanah Abang dibangun sepanjang 2,3 km dengan ruas Jalan KH Mas Mansyur-Jl Prof Dr Satrio. Jarak antara tanah dengan jalan layang di atasnya akan dibuat setinggi 10-12 meter. Proyek ini diperkirakan menelan dana Rp 700-an miliar. Pada November 2012, proyek ini ditargetkan selesai.

(vit/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads