Demikian statemen Gedung Putih hari Sabtu (26/2) waktu setempat atau Minggu (27/2/2011) sebagaimana dilansir AFP.
Posisi Obama ini terungkap saat bertelepon dengan Kanselir Jerman Angela Merkel untuk mengkoordinasi usaha merespons krisis di Libya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gedung Putih mengatakan Obama dan Merkel membahas cara tepat dan efektif bagi komunitas internasional untuk menanggapi krisis Libya.
"Presiden menyambut baik upaya yang sedang berlangsung dengan sekutu kami dan mitra, termasuk di PBB dan Uni Eropa, untuk mengembangkan dan menerapkan langkah-langkah yang kuat," ujar Gedung Putih.
Statemen Obama secara langsung pertama kali disampaikan dalam pidato hari Kamis (24/2) WIB, setelah sebelumnya statemennya selalu diwakilkan kepada orang lain. Namun pidato itu dinilai terlalu hati-hati diduga karena dia memikirkan nasib warga negara AS yang kala itu belum berhasil dievakuasi.
(nrl/nvt)











































