Dihadang Polisi, Mahasiswa Gagal Datangi Rumah Soeharto
Jumat, 21 Mei 2004 16:44 WIB
Jakarta - Sekitar 200 aktivis Aliansi Mei Bergerak kembali gagal mendatangi kediaman mantan Presiden Soeharto. Mereka hanya bisa berorasi di bundaran air mancur Jl. Teuku Umar.Laju langkah ratusan mahasiswa ini tertahan oleh ratusan polisi. Personel Polri ini memang sudah disiagakan di sekitar bundaran Jl. Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Jumat (21/5/2004), sejak pukul 12.00 WIB.Sebelumnya, para mahasiswa juga sempat tertahan di Jl. Cik Di Tiro, tepatnya di sisi saluran Sungai Gresik. Setelah dilakukan negosiasi, mereka kemudian diijinkan maju mendekat bundaran Jl. Teuku Umar, 150 meter dari mulut Jl. Cendana.Di bundaran Jl. Teuku Umar itu, ratusan mahasiswa kemudian menggelar orasi. Intinya, mereka meminta agar proses hukum terhadap Soeharto terus dilanjutkan. "Seret Soeharto ke Pengadilan," teriak mereka.Puas berorasi, perlahan-lahan para demonstran bergerak meninggalkan lokasi unjuk rasa. Aksi hari ini dilakukan untuk memperingati 6 tahun lengsernya penguasa orde baru, Soeharto.
(djo/)











































