SBY Tak Akan Berani Depak Golkar dari Koalisi

SBY Tak Akan Berani Depak Golkar dari Koalisi

- detikNews
Minggu, 27 Feb 2011 07:23 WIB
Jakarta - Kekalahan Partai Golkar dalam hak angket tidak otomatis akan membuat Partai beringin ini didepak keluar koalisi. SBY dinilai akan memilih sikap yang aman, dengan membiarkan Partai Golkar tetap berada dalam koalisi.

"Golkar ini seperti anak nakal, tapi sayang kalau dibuang," ujar pengamat politik Charta Politika, Arya Fernandes saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/2/2011) malam.

Menurut Arya, Partai Golkar masih terlalu tangguh bagi Partai Demokrat. Jika melepaskan Partai Golkar, maka oposisi di parlemen akan semakin kuat. Belum tentu nanti Demokrat akan seberuntung saat memenangkan hak angket mafia pajak kemarin.

"Selisih 2 suara itu menunjukan Golkar masih kuat," terang dia.

Arya pun menilai Presiden SBY tidak akan terlalu cepat mengumumkan resuffle. Presiden akan menunggu momen khusus seperti penilaian Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

"Kalau dalam waktu dekat ini, kan kesannya karena Partai Demokrat kalah dalam hak angket mafia pajak. SBY pasti tidak ingin dianggap demikian sehingga menunggu momen yang lebih tepat," tambahnya.

Beranikah SBY mengganti menteri dari Golkar?

"Kalau ada friksi di tubuh Golkar kemudian Golkar mengganti menteri yang bersangkutan itu mungkin. Tetapi jika SBY mencopot menteri dari Golkar dan menggantinya dari partai lain, tidak. Jadi akan diganti kalau ada friksi saja di internal Golkar," jelas Arya.

(rdf/rdf)


Berita Terkait