Mahasiswa & LSM Tolak Capres Militer dan Reformis Gadungan

Mahasiswa & LSM Tolak Capres Militer dan Reformis Gadungan

- detikNews
Jumat, 21 Mei 2004 16:33 WIB
Solo - Enam tahun Soeharto lengser diperingati oleh mahasiswa dan LSM di Solo dengan menggelar aksi. Dalam aksi tersebut mereka menyatakan sikap menolak capres dari unsur militer, neo-Orba, dan reformis gadungan.Aksi yang diikuti sekitar seratus orang itu berasal dari berbagai elemen kampus, organisasi profesi, lembaga bantuan hukum dan LSM. Mereka menamakan diri sebagai Gerakan Oposisi Rakyat Surakarta. Tercatat di antaranya BEM UMS, KAMMI, HMI, IMM, Yayasan Pengabdian Hukum Indonesia, PRD, SBSI, hingga organisasi becak.Mereka menggelar aksi di Bundaran Gladag, Solo, Jumat (21/5/2004) sore. Dalam pandangan mereka, meskipun rezim Soeharto telah tumbang enam tahun lalu oleh desakan gerakan reformasi, namun agenda reformasi tetap belum dapat terlaksana karena kekuatan neo-Orba, militeristik dan kaum reformis gadungan masih mendominasi dalam kepemimpinan nasional.Karena itulah mereka menyerukan kepada seluruh elemen rakyat untuk bergabung dalam gerakan oposisi serta seluruh gerakan pro demokrasi diajak untuk segera melakukan konsolidasi gerakan oposisi secara nasional.Selain itu mereka juga menyatakan sikap secara tegas akan menolak capres dan cawapres dari unsur militer, neo-Orba dan yang berasal dari kalangan reformis gadungan. Namun demikian mereka tidak menyebut satupun nama dari keenam pasangan capres dan cawapres yang mereka anggap masuk dalam ketiga kategori itu. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads