Harian Italia Corriere della Sera, menjelaskan Libya dan beberapa perusahaan pertahanan Italia telah melakukan negosiasi. Termasuk dengan industri raksasa Finmeccanica. Demikian ditulis AFP, Sabtu (26/2/2011).
Pembuat misil Mbda Italia menandatangani kontrak sebesar 2,5 juta euro tahun 2009 lalu. Mereka menyuplai Libya dengan misil, torpedo, roket dan berbagai bahan peledak lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Italia dan bekas koloninya, Libya, menandatangani perjanjian persahabatan tahun 2008. Hal ini membuka juga kerjasama bisnis antar kedua negara. Italia kini menjadi patner utama Libya.
Laporan Sabtu ini juga menyebutkan, produsen artileri Oto Melara juga terlibat pembicaraan dengan Libya. Mereka akan menyediakan senjata dengan kaliber 12,7 mm, atau yang lebih besar. Termasuk dengan peralatan, suku cadang dan pelatihan.
Selain itu, perusahaan pembuat kapal perang Intermarine Spa juga sedang melakukan negosisasi dengan Libya untuk kontrak senilai 600 juta euro.
(rdf/rdf)











































