Fitnah serta kampanye hitam (black campigne) yang mendiskreditkan pasangan calon yang akan bersaing mulai gencar dilakukan. Banyak caranya, bahkan tidak jarang menebar kebohongan ke publik untuk menjatuhkan pamor pasangan calon tertentu.
Tak ingin ada gangguan keamanan, sebanyak 3 ribu polisi pun sudah disiagakan untuk menjaga pemungutan suara ulang ini. Kapolres Kabupaten Tangerang, Kombes Wahyu Widada meminta anggotanya untuk menjaga ketat pemilihan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengamankan 1.890 TPS yang tersebar di tujuh kecamatan, 49 kelurahan, dan lima desa, aparat keamanan akan mengerahkan sekitar 3.000 orang pasukan. Yang berasal dari Polri, TNI, dan Linmas. Sistem pengamanan yakni 2-2-1, yaitu dua Polri, dua Linmas, untuk satu TPS.
Β
"Untuk jumlah Polri di tiap TPS mungkin berbeda-beda. Bagi TPS yang sekiranya agak rawan, tentu jumlahnya bisa lebih dari dua orang," tandasnya.
(mok/mok)











































