"Terakhir kabar yang saya dengar, pesawatnya sudah mendarat di bandara Tripoli, karyawan kita juga sudah ada di ruang tunggu, jadi tinggal nunggu naik (ke pesawat) saja," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Mochamad Harun saat dihubungi detikcom, Sabtu (26/2/2011).
Pesawat yang akan membawa warga negara Indonesia ini adalah Tunisair. Mereka akan segera dievakuasi ke Tunisia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau memungkinkan, akan langsung diterbangkan, kalau sampai satu-dua hari, kita sudah berkoordinasi dengan KBRI di Tunisia," papar Harun.
Tiga orang karyawan Pertamina itu adalah GM Pertamina Libya Nanang Abdul Manaf, Subiyantoro T Widodo dan Supriyadi. Lokasi proyek Pertamina ada di sebelah timur Tripoli. Ada yang proyek off shore dan on shore.
Di Libya, tinggal 870 WNI. Mereka terdiri dari mahasiswa, pekerja tambang dan TKI. Pekerja Wijaya Karya dan Medco juga berada di negara tersebut.
Situasi di Libya memanas sejak demonstran meminta Muammar Khadafi yang telah berkuasa selama 41 tahun untuk turun tahta. Namun permintaan itu justru ditanggapi represif oleh pria yang setia dengan pangkat kolonelnya ini. Tak kurang dari 300 orang tewas dalam peristiwa itu.
(mok/gah)











































