Kekecewaan itu dilontarkan sejumlah tokoh masyarakat, ketua organisasi kemasyarakatan dan akademisi di Buleleng Bali kepada Staf Khusus Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Heru Lelono, di Singaraja, Bali, Jumat (25/2/2011).
Kekecewaan warga Buleleng itu disampaikan lantaran upaya usulan dalam melestarikan Budaya Bali Utara tidak mendapat respons dari Kemenbudpar. Sebelumnya Wacik melontarkan janji manis kepada masyarakat Buleleng.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Staf Khusus Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Heru Lelono menyikapi keluhan Masyarakat Buleleng tersebut dan berjanji akan menyampaikannya ke Presiden. "Masukan ini akan kami sampaikan ke Presiden dan kami harapkan kesabarannya agar dapat ditindak lanjuti," ujarnya.
Di sisi lain, Heru Lelono mengakui dari hasil kunjungannya ke sejumlah kota dan dua kota di Bali, sejumlah kebijakan Presiden belum memuaskan rakyat. Namun, Heru meminta agar kekurangan itu tidak digeneralisir.
Kehadiran Staf Khusus Kepresidenan ke Buleleng tersebut untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat, Ormas dan akademisi untuk menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Buleleng terkait situasi dan kondisi Indonesia akhir-akhir ini.
(gds/anw)











































