Aksi unjukrasa puluhan kader PPP berlangsung di depan pintu masuk utama Asrama Haji, setengah jam sebelum acara Muswil dibuka. Dalam aksinya, kader membawa poster berisi protes terhadap Fadli Nurzal.
Mendapat kecaman dari kader sendiri, penyelenggara Muswil langsung menutup pagar sebagai bentuk antisipasi agar pengunjukrasa tidak masuk ke lokasi Muswil. Akibatnya, terjadi adu mulut antara panitia dengan kader pengnjukrasa. Beberapa pengunjukrasa yang berhasil masuk, kemudian diusir ke luar karena dikhawatir mengganggu pelaksanaan Muswil.
Saat mobil yang membawa Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali memasuki pintu utama Asrama Haji, pengunjukrasa menggelar yasin dan menghentikan orasinya.
Fungsionaris DPW PPP Sumut, Nailul Amali yang ikut dalam aksi mengatakan, Fadli Nurzal sebagai Ketua DPW PPP Sumut tidak mampu menampung aspirasi kader dan tidak layak dicalonkan kembali memimpin DPW Sumut periode berikutnya.
"Kalau ketua tidak mampu menampung aspirasi kadernya, untuk apa dicalonkan lagi. Kader minta agar Muswil ditunda karena kita memperkirakan hasil Muswil nantinya tidak akan membawa perubahan di tubuh DPW PPP Sumut," kata Nailul.
Sementara Ketua Umum DPP PPP, Suryadhama Ali mengatakan, kader bebas menyampaian aspirasi dan pendapatnya masing-masing. Perbedaan merupakan dinamika dalan tubuh partai.
"Aksi itu biasa. Itu dinamika partai. Siapa pun boleh menyampai pendapat dan aspirasinya. Tetapi jangan sampai memecah persatuan dan kesatuan kader partai," kata Suryadharma.
Aksi kader PPP berakhir setelah Suryadharma Ali selesai membuka acara Muswil.
(rul/anw)











































