Seperti dilansir washingtonpost.com, Jumat (25/2/2011), puluhan ribu warga di beberapa wilayah di Irak melakukan aksi unjuk rasa yang diberi nama 'Hari Kemarahan'.
Di Mosul, 2 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka saat petugas keamanan Irak menembaki pengunjukrasa yang mencoba menerobos kantor Gubernur di Mosul. Para demonstran merusak bangunan dan membakar perlengkapan-perlengkapan yang ada di dalamnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Demo juga berlangsung di Baghdad, Falluja, Ramadi dan dua kota di Provinsi Salaheddin.
Dalam aksinya, para demonstran memprotes korupsi dan buruknya sejumlah layanan mendasar termasuk sistem pendidikan dan kesehatan di negeri itu.
"Kami di sini untuk perubahan guna memperbaiki situasi negeri ini. Sistem pendidikan buruk. Sistem kesehatan juga buruk," cetus seorang demonstran Irak, Lina Ali (27).
"Tak ada air yang bisa diminum, tak ada listrik. Pengangguran bertambah, yang bisa mendorong kaum muda mengarah ke aktivitas teroris," cetus wanita berumur 27 tahun itu.
(anw/anw)











































