AS akan Hancurkan Penjara Abu Gharib di Irak
Jumat, 21 Mei 2004 11:45 WIB
Jakarta - Amerika Serikat berencana menghancurkan sebuah penjara di Irak, yang belakangan menjadi buah bibir sehubungan dengan skandal tawanan Irak. Langkah ini akan dilakukan menyusul keputusan Kongres untuk memasukkan proposal demolisi itu dalam anggaran belanja Pertahanan AS, yang disetujui hari Jumat (21/5/2004) ini.Sesuai rencana demolisi ini, penjara Abu Gharib di pinggiran ibukota Baghdad akan dihancurkan. Selanjutnya akan dibangun satu fasilitas tahanan yang modern di tempat tersebut."Penjara ini (Abu Gharib) merupakan simbol terorisme di bawah zaman Saddam, dan ini institusi yang dibenci rakyat Irak," tukas Curt Weldon, dari partai Republik seperti dilansir Associated Press, Jumat (21/5/2004).Dikatakannya, skandal penyiksaan tahanan Irak oleh tentara AS di penjara Abu Gharib telah menciptakan persepsi buruk di Irak. "Penyimpangan yang terjadi di penjara benar-benar menimbulkan persepsi buruk di Irak," tutur Weldon."Jadi menurut saya, hancurkan itu. Singkirkan, tidak saja karena apa yang telah dilakukan beberapa tentara itu, namun juga karena arti simbol itu bagi Saddam, dan tunjukkan kepada rakyat Irak, "Hey, kami tidak ingin ada penyiksaaan seperti itu lagi," cetus anggota DPR AS (House of Representatives) itu.Saat debat singkat DPR, seorang anggota sempat mencetuskan bahwa demolisi penjara merupakan keputusan yang harus dibuat oleh rakyat Irak berdaulat, bukan oleh pemerintah Washington.
(ita/)











































