Para korban kini mendapat perawatan intensif di RS Ibnu Saleh, Jl HM Jhoni, Medan, Jumat (25/2/2011). Salah seorang korban, Jamali mengatakan, para pekerja mulai merasakan panas tinggi sejak Kamis (24/2) malam.
Akibatnya, para pekerja tidak dapat beraktivitas seperti. Kuat dugaan, para pekerja terserang DBD saat berada di barak penampungan para pekerja di lokasi pembangunan, Jl HM Jhoni, tepatnya di belakang Kampus Universitas Harapan Medan.
"Awalnya cuma demam. Tapi pagi tadi beberapa pekerja melihat ada bintik merah di badan. Sebagian pekerja juga merasa pegal pada persendian," kata Jamali.
Β
Pengawas bangunan kemudian membawa belasan pekarja untuk memeriksakan diri ke RS Ibnu Saleh. Dari hasil diagnosa tim medis, para pekerja terserang DBD yang ditularkan oleh nyamuk aides aegepty.
Dari tiga belas pekerja yang terjangkit DBD, lima di antaranya telah diperbolehkan pulang menjalani rawat jalan, Jumat sore. Sedang korban lainnya terpaksa diinfus dan menjalani rawat inap.
(rul/fay)











































