Demokrat: Bush Tidak Kompeten
Jumat, 21 Mei 2004 10:39 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush dituding tidak kompeten, khususnya dalam penanganan terhadap perang dan kekerasan di Irak. Tudingan tersebut dicetuskan seorang anggota terpandang DPR AS atau House of Representatives."Saya yakin kepemimpinan Presiden menyangkut tindakan di Irak menunjukkan dirinya tidak kompeten dalam hal pengetahuan, penilaian dan pengalaman dalam mengambil keputusan yang seharusnya bisa menyelesaikan misi tanpa kematian pasukan kita dan biaya bagi para pembayar pajak kita," tukas Pemimpin Minoritas DPR Nancy Pelosi dari partai Demokrat."Ada banyak intelijen yang mengatakan akan ada kekacauan di Irak menyusul kejatuhan Baghdad," tuturnya sambil menambahkan bahwa hal itu tidak diindahkan Bush."Saya pikir itu menunjukkan tidak kompeten," tegas perempuan tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/5/2004).Komentar terang-terangan Pelosi mengenai ketidakmampuan Bush ini mengundang protes dari anggota Kongres partai Republik. "Pelosi berhak berbeda pendapat dengan Presiden Bush, dan jelas bahwa dia memiliki visi berbeda dengan Presiden," tutur Ketua DPR AS Dennis Hastert. "Namun komentarnya yang mempertanyakan kompetensi Presiden sudah melewati batas," tandasnya.Tokoh terkemuka partai Republik lainnya, Tom Delay menuntut Pelosi untuk minta maaf atas statemennya itu. "Nancy Pelosi harusnya meminta maaf atas retorikanya yang tidak bertanggung jawab dan berbahaya," cetus Delay."Dia harus minta maaf ke Presiden dan pasukan karena bangsa ini tidak bisa menerima retorika berlebihan dan berbahaya darinya," imbuh Pemimpin Mayoritas DPR AS itu.
(ita/)











































