12.000 Warga China Telah Dievakuasi dari Libya

12.000 Warga China Telah Dievakuasi dari Libya

- detikNews
Jumat, 25 Feb 2011 15:39 WIB
12.000 Warga China Telah Dievakuasi dari Libya
Tripoli - Warga negara asing terus dievakuasi dari Libya. Pemerintah China sejauh ini telah mengevakuasi sekitar 12 ribu warganya, atau sepertiga dari total sekitar 36 ribu warga China yang berada di negeri itu.

Kebanyakan dari mereka merupakan pekerja di perusahaan-perusahaan dan proyek-proyek China di negeri kaya minyak itu.

Kementerian Perdagangan China menyatakan, 75 perusahaan China beroperasi di Libya, termasuk raksasa energi milik pemerintah China, CNPC, induk perusahaan PetroChina Co Ltd. Selama pergolakan di Yaman, sejumlah lokasi kerja CNPC telah diserang massa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"China telah menderita kerugian ekonomi langsung berskala besar di Libya, termasuk lokasi-lokasi kerja yang dijarah, dibakar dan kendaraan-kendaraan serta peralatan yang dirusak, peralatan kantor yang dihancurkan dan uang yang dicuri," demikian pernyataan Kementerian Perdagangan China seperti dilansir Reuters, Jumat (25/2/2011).

Pergolakan yang terjadi di Libya telah membuat ketakutan para warga asing. Terlebih setelah pemimpin Libya Muammar Khadafi memerintahkan pasukannya untuk menindak keras para demonstran. Setidaknya 1.000 orang dilaporkan tewas akibat kekerasan tersebut. Namun menurut pemerintah Yaman, jumlah korban tewas sekitar 300 orang termasuk 111 tentara.

Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan statemen yang mengecam kekerasan yang dilakukan aparat Libya terhadap para demonstran. Kecaman juga disampaikan negara-negara lain termasuk Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama bahkan telah membahas berbagai opsi untuk merespons krisis Libya dengan para pemimpin Eropa.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads