3 Ribu Polisi Amankan Pilkada Ulang Tangsel

3 Ribu Polisi Amankan Pilkada Ulang Tangsel

- detikNews
Jumat, 25 Feb 2011 14:55 WIB
Jakarta - Pilkada ulang Kota Tangerang Selatan akan digelar pada 27 Februari 2011. Sekitar 3 ribuan polisi akan dikerahkan untuk mengamankan hajatan politik ini.

"Pengamanan 3 ribu lebih. Kita tadi pagi apel pukul 08.00 WIB. Kapolresta Tangerang Kabupaten Pak Wahyu beri arahan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman di kantornya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (25/2/2011).

Sutarman mengatakan, pengamanan menggunakan sistem 1-4-2 yang artinya 1 TPS akan dijaga 4 Linmas dan 2 polisi. Polisi juga akan mengawasi dan antisipasi adanya 'serangan fajar' sebelum pemungutan suara berlangsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada Panwaslu dan kita juga akan mengawasi, termasuk media juga. Kita harap fair dan tidak ada kecurangan atau pun serangan fajar," jelasnya.

Pengamanan ini akan dilakukan mulai dari proses awal pilkada hingga sampai perhitungan. KPPS juga akan diawasi. "Dari mulai buka kotak, coblos, dan hitung lagi semuanya akan diawasi termasuk KPPS," jelasnya.

Pemungutan suara di Tangsel terpaksa diulang setelah MK mengabulkan permohonan salah satu peserta pilkada, Arsid-Andre. Pasangan Arsid-Andre ini mencium kecurangan di hajatan politik daerah itu.

Pilkada ulang Kota Tangsel ini diikuti oleh pasangan Drs. H. Yayat Sudrajat, M.M., M.Si. dan H. Moch. Norodom Sukarno, Hj. Rodhiyah Najibhah, S.Pd. dan H.E. Sulaiman Yasin; H. Arsid, M.Si. dan Andreas Taulany; serta Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H. dan Drs. H. Benyamin Davnie.


(gus/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads