SBY Takkan Berani 'Tendang' PKS dan Golkar dari Kabinet

SBY Takkan Berani 'Tendang' PKS dan Golkar dari Kabinet

- detikNews
Jumat, 25 Feb 2011 14:36 WIB
Jakarta - Presiden SBY tidak akan berani mengeluarkan PKS dan Golkar dari kabinet. Salah satu alasannya Demokrat masih belum kuat di parlemen. Selain itu Gerindra dan PDIP pun belum bisa dipastikan bergabung ke koalisi Demokrat.

"Kalau mengeluarkan dalam waktu dekat saya tidak yakin. SBY harus melakukan deal yang jelas dahulu dengan PDIP dan Gerindra, ini kan butuh proses," kata pengamat politik Arie Sujito saat dihubungi, Jumat (25/2/2011).

Arie yakin, SBY dengan Golkar dan PKS akan membuat deal-deal baru. "Mungkin terkait angket pajak itu kedua partai hanya akan mendapat teguran hingga pengurangan kursi menteri," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau dihitung untung ruginya, lanjut Arie, akan lebih baik bagi sebuah partai untuk duduk di pemerintahan, apalagi mendapatkan kursi menteri karena hal itu akan memudahkan melakukan mobilisasi ke bawah, termasuk untuk PKS dan Golkar.

"Punya akses kerja-kerja dan program-program pembangunan ke bawah. Itu kalkulasinya ke sana," jelasnya.

Namun, kalau berada di luar, menjadi oposisi akan lebih mudah bergerak saat jelang pemilu. "Akan lebih mudah melakukan kritik dan kalaupun menjadi koalisi setengah hati akan sulit," pendapatnya.

(ndr/nrl)


Berita Terkait