Pemerintah Janji Lindungi WNI di Libya yang Tak Terdata

Pemerintah Janji Lindungi WNI di Libya yang Tak Terdata

- detikNews
Jumat, 25 Feb 2011 14:07 WIB
Pemerintah Janji Lindungi WNI di Libya yang Tak Terdata
Jakarta - Boleh jadi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Libya lebih banyak dari yang tercatat oleh KBRI. Namun pemerintah Indonesia tidak akan membeda-bedakan. Baik yang terdata atau tidak, semua WNI akan dilindungi.

"Saya tegaskan, baik yang terdata atau tidak, kita akan tetap beri perlindungan," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene dalam press briefing di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2/2011).

Karena itu, Michael berharap semua pihak yang mengetahui adanya WNI di Libya dapat menghubungi KBRI setempat. Dengan begitu, seluruh WNI di negeri yang sedang dilanda pergolakan hebat itu dapat terpantau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pasti kita tidak bisa secara acak atau random untuk mengetahui WNI kita di sana, yang jelas, kalau ada info ada WNI di sana, silakan sampaikan ke kita atau pun ke Dubes karena menurut staf kita ada di sana, situasi di sana tidak mudah dalam hal komunikasi," kata Michael.

Michael mengatakan, saat ini komunikasi di negara itu sangat sulit dilakukan. Apalagi, jaringan sering terputus. "Jadi komunikasi sangat sulit," kata Michael.

Sebelumnya Michael mengatakan situasi dan kondisi di Libya terus memburuk. Di Tripoli sendiri, kondisi relatif kondusif namun sangat dinamis sehingga bisa berubah sewaktu-waktu.

Sejumlah negara telah mulai mengevakuasi warganya. Hal itu terlihat dari padatnya bandara setempat. Namun banyak negara mengevakuasi warganya lewat laut seperti halnya AS.

(ken/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads