Untuk Akhiri Krisis Libya, Khadafi Harus Dibunuh

Untuk Akhiri Krisis Libya, Khadafi Harus Dibunuh

- detikNews
Jumat, 25 Feb 2011 13:52 WIB
Untuk Akhiri Krisis Libya, Khadafi Harus Dibunuh
Tripoli - Libya terus dilanda krisis. Pemimpin Libya Muammar Khadafi bersikeras menolak mundur. Menurut mantan diplomat Libya dan penterjemah Khadafi, satu-satunya cara untuk menghentikan pergolakan adalah dengan membunuh Khadafi.

Dikatakan Abubaker Saad, kata-kata Khadafi menggambarkan keengganannya untuk bernegosiasi dengan para demonstran guna mengakhiri krisis.

"Setelah 42 tahun kekuasaannya, dan kemudian ada perlawanan rakyat di negara tetangga Tunisia dan Mesir, Anda akan berpikir dia akan mendapat pelajaran dari itu dan dia akan menawarkan kompromi atau negosiasi atau terbuka untuk dialog atau hal-hal seperti itu. Tapi kita tahu dia tidak akan melakukan itu dan sekarang seluruh dunia tahu itu," ujar Saad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika Anda pemimpin dan Anda tidak menawarkan kompromi apapun atau bahkan menerima ide untuk duduk dan berdialog, maka satu-satunya alternatif adalah menyingkirkan dia dan, pada dasarnya, dia harus dibunuh untuk benar-benar mengakhiri seluruh situasi ini," imbuh Saad yang kini menjadi profesor sejarah dan budaya non-Barat di Western Connecticut State University, AS.

Menurut Saad, seperti diberitakan Voice of America, Jumat (25/2/2011), para demonstran tidak akan menghentikan aksi mereka sebelum Khadafi mundur.

"Para demonstran, setelah 42 tahun, tidak akan menyerah, mereka tidak akan lagi bernegosiasi dengan dia karena mereka tidak mempercayai dia," tutur Saad.

Khadafi telah memerintahkan pasukan keamanan Libya untuk menindak keras para demonstran. Perintah Khadafi ini menuai kecaman dari para pemimpin dunia. Presiden AS Barack Obama menyebutkan, kekerasan aparat Libya melanggar norma-norma internasional. Obama bahkan telah memerintahkan tim keamanan nasional AS untuk menyiapkan serangkaian opsi guna mengatasi krisis Libya.

(ita/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads