Pernyataan Sekjen PKS Anis Matta yang menuding PD arogan karena giat melontarkan reshuffle koalisi, digugat Wasekjen PD Ramadhan Pohan. Ramadhan balik menuding PKS tidak menghargai etika dan ahklak berkoalisi.
"Kok PKS tidak ksatria begitu ya? Mereka yang jelas berkhianat kok malah menyebut kami arogan," kata Ramadhan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia ikut dalam kapal, tapi malah kerjanya melubangi kapal. Mereka semestinya mawas diri," gugat Ramadhan dalam pembicaraan telepon, Jumat (25/2/2011).
Anggota Komisi I DPR mengakui politisi PD pasca kemenangan tipis dalam voting rapat paripurna DPR pada Selasa (22/2), menyuarakan perombakan keanggotaan koalisi dan reshuffle kabinet merupakan konsekwensinya. Khususnya bagi mitra koalisi yang punya pilihan politik mengenai penggunaan hak angket untuk isu mafia pajak berseberangan dengan PD dan kebijakan koalisi.
"Kami di PD, tak berpretensi untuk intervensi reshuffle dan format Setgab. Itu wewenang Pak SBY. Kami cuma sesalkan polah PKS yang pongah," cetus Ramadhan.
(lh/ken)











































