Untuk merayakan ulang tahunnya, Boediono akan menggelar syukuran sederhana di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (25/2/2011).
Menurut informasi yang diperoleh detikcom, syukuran itu berupa potong tumpeng dan santap siang bersama. Diundang dalam acara pukul 13.00 WIB nanti itu antara lain pejabat eselon I dan II di lingkungan Setwapres, paspampres, serta wartawan yang sehari-hari meliput kegiatan RI-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, kabarnya para staf khusus Wapres sudah menyiapkan kejutan untuk Boediono. "Nanti akan ada kejutan. Tunggu saja," ujar salah satu staf Wapres.
Boediono berasal dari keluarga pedagang batik di Blitar, sebuah kota kecil di Jawa Timur (Jatim). Ia adalah anak dari pasangan Ahmad Siswa Sarjono dan Samilah. Bersama dua adiknya, Boediono menghabiskan masa kecil hingga remaja di kampung halamannya tersebut.
Suami dari Herawati ini lalu berkarir sebagai dosen di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Karirnya melesat saat ditunjuk sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada Kabinet Reformasi Pembangunan tahun 1998.
Peraih gelar PhD dalam bidang ekonomi dari Wharton Business School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), ini kemudian menduduki jabatan Menteri Keuangan (2001) dan Menko Perekonomian (2005). Tahun 2008, ia berkantor di BI sebagai Gubernur.
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminang ayah dari Ratriana Ekarini dan Dios Kurniawan itu untuk menjadi Cawapres dalam pemilu tahun 2009. Pasangan ini memenangi Pilpres satu putaran dengan meraih lebih dari 60 persen suara.
Pada awal menjabat, posisinya sebagai orang nomor nomor 2 di Indonesia sempat digoyang karena adanya kasus Bank Century. Bersama mantan Menkeu Sri Mulyani, ia dinilai terlibat dalam kasus bailout Bank Century sebesar Rp 6,7 triliun.
(gah/gah)











































