Dompleng Momen Mei dalam Iklan SBY, Wiranto & Amien
Kamis, 20 Mei 2004 19:48 WIB
Jakarta - Hari Kebangkitan Nasional, demo mahasiswa, lengsernya Soeharto, dan lahirnya reformasi. Momen-momen yang terjadi pada bulan Mei itu didompleng 3 pasang capres-cawapres dalam iklan mempromosikan dirinya.Hari Kebangkitan Nasional diperingati Indonesia setiap 20 Mei. Sedangkan lengsernya Soeharto dari kursi kepresidenan terjadi pada 21 Mei 1998. Momen itu dipicu sejumlah aksi demo mahasiswa yang kemudian melahirkan era reformasi.Rupanya momen-momen itu secara cerdik dimanfaatkan sejumlah kandidat dalam Pemilu presiden. Jika menyaksikan tayangan televisi pada Kamis (20/5/2004), maka sejumlah iklan para kandidat itu menjadi penghias tayangan berita tersebut.Capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengambil momen Hari Kebangkitan Nasional. Cuplikan gambar dokumenter Budi Utomo sang tokoh Kebangkitan Nasional pun menjadi latar belakang gambar.Kemudian muncul gambar pria yang akrab disapa SBY itu dan pendampingnya Yusuf Kalla. SBY mengingatkan Budi Utomo telah bekerja keras melepaskan bentuk penjajahan. SBY mengajak segenap komponen bangsa meneladani tekad tersebut dengan bekerja keras membangun Indonesia tercinta. Durasi tayangan dalam hitungan detik.Momen berbeda diambil capres Partai Golkar Wiranto. Iklannya menayangkan cuplikan gambar dokumenter pidato Wiranto saat Soeharto lengser dari kursi kepresidenan dan BJ Habibie menjadi penggantinya.Wiranto saat itu menjabat sebagai Menhankam/Panglima ABRI. Lucunya, di belakang kiri Wiranto berdiri tegap SBY yang saat itu menjadi Kaster ABRI.Dalam pidatonya, Wiranto berjanji ABRI menjamin keselamatan dan kehormatan mantan Presiden, termasuk Soeharto dan keluarganya. Kemudian mendukung BJ Habibie sebagai presiden. Lalu menjamin keamanan negeri Indonesia.Pada akhir gambar, muncul gambar Wiranto dengan pendampingnya Shalahudin Wahid dengan latar belakang kibaran bendera merah putih. Ada juga tulisan yang mengklaim Wiranto-Shalahudin Wahid sebagai capres-cawapres 2004. Durasi tayangan dalam hitungan menit.Lalu bagaimana dengan iklan capres PAN Amien Rais? Agak mudah ditebak. Salah satu tokoh lahirnya era reformasi ini mengambil tema reformasi.Cuplikan gambar dokumenter diawali zaman penjajahan Belanda, lalu aksi demo mahasiswa pada bulan Mei 1998, kemudian saat Amien berpidato di depan mahasiswa.Amien mempertanyakan mengapa sekarang reformasi surut. Dia kemudian mengajak segenap komponen bangsa kembali kepada tujuan reformasi. Pria yagn didampingi Siswono Yudo Husodo ini juga mengajak semua pihak melanjutkan dan meneruskan cita-cita reformasi. Durasi tayangan dalam hitungan menit.Tidak hanya di televisi, iklan Amien juga terdengar di radio. Instrumental lagu "Gugur Bunga" menjadi latar belakang musik. Amien mempertanyakan mengapa reformasi surut.Lalu instrumental lagu berubah menjadi "Bangun Pemuda Pemudi". Amien meminta agar momen Kebangkitan Bangsa dijadikan pemicu meluruskan serta melanjutkan agenda dan cita-cita reformasi.Sedangkan pasangan capres-cawapres Megawati-Hasyim Muzadi, Gus Dur-Marwah Daud Ibrahim, dan Hamzah Haz-Agum Gumelar belum terlihat maupun terdengar memasang iklan 'Momen Mei' di televisi dan radio.
(sss/)











































