PWNU-PCNU Jatim Dukung Hasyim Muzadi

PWNU-PCNU Jatim Dukung Hasyim Muzadi

- detikNews
Kamis, 20 Mei 2004 18:46 WIB
Surabaya - Kansnya dinilai besar, PWNU Jatim dan PCNU se-Jatim mendukung Hasyim Muzadi sebagai cawapres PDIP. Tapi dukungan itu tidak secara institusi.Demikian hasil rapat koordinasi tertutup PWNU Jatim dan PCNU se-Jatim yang membahas persiapan turun ke bawah (turba) menjadi sebuah sikap dukungan kepada Hasyim Muzadi sebagai cawapres mendampingi capres PDIP Megawati."Hampir semua cabang memberikan dukungannya kepada Pak Hasyim. Tidak ada yang berbeda. Termasuk PCNU Sampang (basis PKB), tadi juga mati-matian akan mendukung Pak Hasyim."Hal itu dikatakan Ketua PWNU Jatim Ali Maschan Moesa usai pertemuan yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (20/5/2004).Dituturkan dia, dalam pertemuan disampaikan, NU merasa para kader NU yang menjadi cawapres sebagai sebuah rahmat. Selain itu warga NU juga diminta untuk memilih pemimpin yang diyakini mampu memperjuangkan rakyat, termasuk kepentingan NU nantinya.Karena ada 4 kader NU yang menjadi cawapres, Ali menilai, kans Hasyim lebih besar. "Karena Hasyim berangkat dari bawah dan banyak memberikan kontribusi positif untuk warga nahdliyin," ujarnya.Tim SilaturahmiTetapi sikap dukungan itu, tegas Ali, tidak diputuskan dalam institusi NU. Karena itu hak pribadi masing-masing warga nahdliyin. Termasuk dengan adanya tim silaturahmi untuk 10 zona di Jatim yang akan turun ke bawah (turba). Tim tersebut dibagi menjadi 2 gelombang."Itu bukan tim untuk pemenangan Hasyim. Tim hanya menjelaskan perkembangan yang terjadi, seperti hubungan NU dengan warganya. Tidak ada kaitannya dengan pencalonan Hasyim," jelasnya.Anda ikut tim silaturahmi? "Hahaha, ndak, ndak, saya ndak lah," kilah Ali.Namun demikian, jika ada pengurus NU yang masuk dalam tim kampanye capres-cawapres yang dilaporkan ke KPU, maka Ali akan segera menonaktifkan yang bersangkutan. Tapi tentang berapa jumlahnya dan siapa saja, Ali mengaku belum mengetahui secara pasti.Ali menegaskan, pengurus NU yang masuk dalam tim kampanye capres-cawapres tidak boleh menggunakan fasilitas dan organisasi NU.Pada kesempatan yang sama, KH Zainuddin Djajuli, pengasuh Pondok Pesantren Ploso Kediri yang disebut-sebut pendukung Shalahudin Wahid mengaku tetap setia kepada Haysim. "Karena Hasyim lebih senior, visi dan misinya lebih jelas," ujarnya.Tapi dia menolak jika dianggap mendukung Hasyim. "Kan banyak kader NU yang menjadi calon. Itu semua teman, ya kita dukung semuanya. Siapa yang dipilih dari kader NU, itu nanti, tidak diputuskan sekarang, belum waktunya. Nanti akan dirumuskan, sekarang belum bisa dikatakan," tukasnya. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads