"Ya ada 8 orang. Seperti di Tunisia, saat bosnya kabur kita akan segera lakukan evakuasi," kata Ketua Satgas Evakuasi Libya Hassan Wirajuda usai rapat bersama Menko Polhukam di kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (24/2/2011).
Hassan mengatakan, pihaknya terus berusaha mengontak 8 TKI ini. Komunikasi di Libya hingga kini masih sulit.
"Di Mesir saat pemerintah Mubarak digoyang, kantor pemerintah lainnya masih bekerja. Kalau di Libya tidak. Komunikasi telepon, internet, dan BB (Blackberry) sampai kemarin tidak mudah," jelasnya.
Sedangkan untuk evakuasi mahasiswa di Libya, Satgas akan menyerahkan keputusan kepada mahasiswa tersebut apakah masih aman tinggal di Libya atau tidak. "Kalau tidak, kita akan segera evakuasi," ujarnya.
Kemlu RI mencatat jumlah WNI di Libya sebanyak 875 WNI. Dari jumlah itu 500-600 orang tercatat sebagai TKI di sektor formal, 130 mahasiswa dan sisanya adalah TKI sektor informal.
(gus/nrl)











































