The Times London dalam edisi 4 Februari 2005 silam, pernah mencatat aneka perilaku kekerasan dan pelanggaran yang dilakukan Hannibal. Ini diawali dari keluhan pemerintah Prancis kepada Libya karena Hannibal kerap bikin ulah di Prancis.
Pada September 2004, Hannibal yang sedang mabuk pernah ngebut melawan arus dengan kecepatan 145 km/jam di Champs Elysees, Paris, dengan mobil Porsche hitamnya yang mewah. Saat akan ditangkap polisi, enam bodyguardnya datang dan berkelahi dengan polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada awal 2005, Hannibal kembali berulah. Dia memukuli pacarnya yang seorang model Aline Skaff di Hotel Intercontinental, Paris. Aline memang kemudian menjadi istri Hannibal sampai sekarang. Namun bukan artinya bebas dari penyiksaan. Pada Desember 2009, polisi menggeruduk Hotel Claridges London karena pegawai hotel mendengar suara jeritan. Ternyata Hannibal sedang memukuli istrinya sampai patah tulang hidung.
Tapi, pasangan Hannibal dan Aline juga suka memukuli orang. Seperti ditulis Wikipedia, mereka pernah memukuli pegawai sendiri di Jenewa, Swiss. Akibatnya mereka ditahan dua hari dan bebas dengan uang jaminan.
Pemerintah Libya pun membalas dengan memboikot impor Swiss, mengurangi penerbangan Libya-Swiss, menghentikan penerbitan visa untuk warga negara Swiss, memulangkan diplomat Libya dan menutup perusahaan Swiss di Libya seperti Nestle. Terlalu!
(fay/nrl)











































