Presiden Canangkan Bulan Bakti Gotong Royong Nasional
Rabu, 19 Mei 2004 16:31 WIB
Bangkalan -
Presiden Megawati mencanangkan Bulan Bakti Gotong Royong Nasional. Kesempatan itu juga digunakan untuk memberikan bantuan kepada 2000 warga pra sejahtera.Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Nasional dilakukan Megawati di alun-alun Kabupaten Bangkalan, Madura, Rabu (19/5/2004). Meski bertajuk perjalanan dinas, kedatangan Megawati di Bangkalan itu didampingi Hasyim Muzadi, cawapresnya."Saya akan betul betul memantau hal ini agar bisa berjalan dengan baik. Biarlah masyarakat menentukan gotong royog apa yang akan dilakukan," kata Megawati dalam pidatonya.Dari alun-alun, Ketua Umum PIDP ini kemudian menuju ke Pendopo Kabupaten Bangkalan untuk menghadiri perayaan Maulid Nabi. Acara itu dihadir sebut para kiai, ulama, dan tokoh masyarakat Bangkalan.Megawati dan Hasyim nampaknya sudah berbagi tugas dengan rapi. Di acara Maulid Nabi ini, giliran Hasyim yang berpidato. Dikatakan Hasyim, Megawati meminta restu para kiai untuk mengatasi persoalan bangsa."Karena negeri kita dalam kesulitan berat. Ini tidak hanya terjadi pada satu segi, tapi hampir semua segi. Untuk membangun kembai bangsa ini, saya bersepakat dan memberikan saran-saran kepada Ibu Mega untuk tidak menjanjikan apa-apa kecuali bekerja keras," tutur Hasyim.Hasyim juga menyinggung soal penonaktifan dirinya dari Ketua Umum PBNU. Menurut Hasyim dirinya sangat senang terhadap keputusan tersebut."Itu menunjukkan NU sudah mulai berkeja sistemik tidak lagi personal. Sehingga siapa pun dia harus tunduk di bawah aturan, tidak kecuali ketua umum," ungkap Hasyim.Usai menghadiri acara Maulid Nabi, Megawati dan Hasyim kemudian berziarah ke makam Syekh Khona Kholil, penyebar agama Islam pertama di Bangkalan. Rencana pertemuan Megawati dengan para kiai dan ulama Bangkalan dibatalkan.
(djo/)










































