SBY Akui Ada Jegal-Menjegal
Rabu, 19 Mei 2004 15:50 WIB
Bandung - Menanggapi upaya jegal-menjegal antar kandidat presiden, calon presiden (capres) dari Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui hal itu terjadi. Bahkan, ia mengalaminya."Saya bisa merasakan dan mengalami itu. Tetapi bagi saya yang lebih penting adalah bagaimana melaksanakan kegiatan pemilihan presiden ini sesuai dengan tatanan dan aturan yang ada," tegas SBY, panggilan akrabnya, usai berdialog dengan sesepuh dan tokoh masyarakat Sunda di kediaman mantan Gubernur Jabar, Solichin GP, di Kompleks Cisitu Indah, Bandung, Rabu (19/5/2004).Mengenai pertemuannya dengan tokoh dan sesepuh masyarakat Sunda, SBY tak menampik bila dikatakan dirinya mencari dukungan. Namun hal yang lebih penting lagi baginya, sebagai yunior ingin mencari masukan dan nasihat dari para senior dan sesepuh. "Di dalam tadi, saya banyak mendapatkan nasihat dan masukan bagaimana melanjutkan perjuangan ke depan," tuturnya.Mengenai dukungan dari masyarakat Sunda, ia enggan menghitung. "Kalau nanti ada dukungan, tentu saja itu juga diperlukan. Bagaimana menggalang dukungan sebanyak-banyaknya. Namun ada yang lebih penting dan esensial yaitu mendapatkan masukan dan nasihat dari beliau-beliau ini. Saya tidak mau dalam setiap langkah saya, selalu berhitung untung dan rugi," tambah dia.Saat ditanya apakah dirinya tertarik dengan kemungkinan dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jika bersedia menandatangani kontrak politik, SBY dengan diplomatis menegaskan kontrak seorang presiden ada di konstitusi dan tanggung jawab kepada rakyatnya. "Saya kira, secara garis besar perjuangan kami dan PKS juga sama. Bagaimana mensejahterakan rakyat, melaksanakan pemerintahan yang bersih dan sebagainya," jawabnya.Sedangkan Solichin GP menegaskan, kedatangan duet SBY-Kalla atas inisiatif mereka sendiri. "Saya tidak mengundang mereka. Namun mereka berdua menyatakan keinginannya untuk datang bersilaturahmi. Ya, saya terima mereka bertamu di rumah saya," katanya.Soal restu-restuan yang kemungkinan diminta pasangan itu, Mang Ihin -- demikian panggilan akrabnya -- menegaskan masalah itu tidak dibicarakan. "Biarkan sajalah mereka berjuang," katanya sambil tertawa.Usai bertamu ke kediaman Mang Ihin itu, duet SBY-Kalla meresmikan pembentukan SBY-Kalla Fans Club di Jl. Cihampelas, Bandung.
(ani/)











































