"Kita minta bagi masyarakat Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar dan seluruh masyarakat Riau, jangan mengambil tindakan anarkis dalam menyelesaikan persoalan," kata Gubernur Riau, Rusli Zainal melalui Karo Humasnya, Chairul Riski kepada detikcom, Kamis (24/02/2011) pagi.
Menurut Rusli, seluruh masyarakat Riau, khususnya masyarakat di Kabupaten Kampar, agar dapat tenang dan tidak terpancing untuk melakukan hal-hal yang merugikan orang lain. "Serahkan semua persoalan kepada proses hukum yang berlaku. Mari kita tetap menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai adat dan marwah melayu," jelas Rusli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita minta semua pihak masyarakat jangan sampai terpancing provokator. Mari semuanya kita percayakan dengan proses hukum yang berlaku," tutupnya.
Ratusan warga Kabupaten Kampar, Riau, mengepung dan melempari batu Mapolsek Kampar. Akibatnya kantor polsek ini pun hancur berantakan. Hampir seluruh kaca di polsek ini pecah. Aksi ini dilakukan warga menuntut pembebasan salah satu rekan mereka yang diduga salah tangkap oleh polisi dari Polsek Kampar.
Aksi protes langsung mereka lakukan di depan Polsek Kampar sejak Rabu (23/2) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi sendiri sudah menahan 4 warga Kampar terkait aksi perusakan ini.
(cha/mok)











































