Khusus untuk warga Palestina yang ada di Libya, Israel bersedia menerima kedatangan para pengungsi Palestina. Menurut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Israel memberikan izin kepada 300 warga Palestina yang hendak masuk ke wilayah mereka.
"Karena kekerasan yang terjadi di Libya saat ini, saya menerima penerima permintaan langsung dari Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Israel mengizinkan 300 warga Palestina untuk meninggalkan Libya dan kembali ke Palestina," kata Netanyahu seperti dilansir dari Reuters, Kamis (25/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan hidup mereka," katanya di sela-sela pertemuan dengan Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk.
Kemlu RI mencatat jumlah WNI di Libya sebanyak 875 WNI. Dari jumlah itu 500-600 orang tercatat sebagai TKI di sektor formal, 130 mahasiswa dan sisanya adalah TKI sektor informal.
Kemlu mengimbau seluruh WNI, khususnya yang berada di Libya, Yaman dan Bahrain, selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara tersebut serta menjauhi keramaian.
(lia/mok)










































