Menurut informasi yang dikumpulkan di lapangan, insiden perusakan ini berawal dari kesalahan informasi intelijen Polsek Kampar. Karena informasi yang tidak akurat itu, seorang warga Kampar bernama Zulkifli (40) diciduk pihak kepolisian.
Zulkifli ditangkap oleh tim serse karena diduga menjual togel. Padahal, dalam kesehariannya, Zulkifli hanyalah seorang pedagang biasa di Pasar Air Sirih. Dia juga dikenal sangat baik di kalangan pedagang di pasar tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi katanya dia protes, tapi petugas serse tetap memaksa agar dibawa ke unit Reskrim. Akhirnya seorang anggota serse sempat memukul Zulkifli," cerita seorang warga Kampar, Nuri.
Pemukulan terhadap Zulkifli ternyata tak hanya berhenti sampai di situ. Sesampainya di Polsek Kampar, dia kembali mendapatkan pukulan. Kabar ini lantas menyebar ke masyarakat Kampar dan membuat mereka berang.
Aksi protes langsung mereka lakukan di depan Polsek Kampar sejak Rabu (23/2) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Bukannya mendengarkan protes warga, pihak Polsek tetap bersikukuh Zulkifli adalah bandar togel. Karena merasa tuduhan itu tak benar, rekan-rekan Zulkifli lantas hilang kesabaran.
"Mereka makin marah," tambah Nuri.
Tak dinyana saat listrik di sekitar Kampar mati, warga lantas memanfaatkan situasi untuk melakukan penyerangan ke Polsek. Insiden perusakan pecah sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat kejadian salah tangkap ini dikonfirmasi ke Kapolda Riau Brigjen Suedi Husein, dia belum memberikan jawaban pasti.
Menurutnya, Polda Riau akan segera menyelidiki kasus ini. Jika memang ada anggotanya yang bersalah harus bertanggung jawab sesuai prosedur hukum.
"Kita akan memproses siapa pun yang bersalah dalam hal ini, siapa pun yang bersalah harus mempertanggungjawabkannya. Soal hukuman yang akan diberikan itu sesuai dengan hasil pemeriksaan nanti," jelas mantan Direktur Penyidikan KPK ini.
Bupati Kampar, Burhanuddin Husein sangat menyesalkan insiden itu. Namun begitu, dia bersedia bertanggung jawab dan memperbaiki kerusakan yang terjadi di Mapolsek Kampar.
"Saya atas nama pemerintah Kabupaten Kampar akan bertangung jawab untuk memperbaiki Polsek yang sudah dihancurkan. Seluruh biayanya kami yang akan tanggung," kata Burhanuddin.
(lia/mok)











































