"Memang empat orang sudah kita amankan," ujar Kapolda Riau, Brigjen Suedi Husein.
Suedi mengatakan itu kepada wartawan usai bertemu dengan Bupati Kampar, Burhanuddin Husein dan sejumlah tokoh masyarakat Kampar. Pertemuan ini dilakukan di kediaman salah satu warga yang letaknya tak jauh dari Polsek di Jl Lintas Raya, Kampar, Rabu (23/2/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah jumlahnya (yang diamankan) akan bertambah atau berkurang pascaperusakan ini, itu diketahui setelah ada proses pemeriksaan lebih lanjut," kata mantan Direktur Penyidikan KPK ini.
Sementara itu, Bupati Kampar sendiri kurang setuju jika warganya harus ditahan. Penahanan itu akan membuat suasana semakin tidak kondusif.
"Saya harap Pak Kapolda memberikan penangguhan panahanan, demi menjaga agar suasana tetap kondusif," pinta Baharuddin.
Baharuddin dan sejumlah tokoh masyarakat Kampar berani menjamin empat orang itu tidak akan melarikan diri. Dia juga mempersilakan proses hukum kepada warganya tetap berjalan.
"Kita jamin agar mereka tidak lari, sedangkan untuk proses hukumnya kita persilakan pihak Polres tetap mengusutnya sesuai dengan hukum yang berlaku," imbuhnya.
Kapolda Riau juga memastikan tidak ada korban akibat perusakan ini. Dia juga membantah kabar yang mengatakan seorang warga terkena peluru karet aparat.
"Tidak ada korban meninggal dunia, saya juga belum bisa memastikan apakah benar ada warga yang terkena tembakan di bagian kepala. Saya akan cek," tegas Suedi.
Suasana di Polsek sudah berangsur kondusif. Hanya saja arus lalu lintas dari arah Pekanbaru menuju Bangkinang masih tersendat karena masih ada beberapa warga yang ingin melihat langsung ke lokasi kejadian.
(lia/mok)











































