Polsek Medan Area, Medan datang ke lokasi sekolah di Jl Bromo, Medan. Mereka langsung membawa sampel minuman kemasan yang diduga kuat penyebab keracunan tersebut, Rabu (23/2/2011) sore.
Sampel tersebut dibawa ke laboratorium Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) Medan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kandungan racun yang ada pada minuman yang dibeli siswa dari kantin sekolahnya tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lurah Tegal Sari III, Daniel Nasution mengatakan, selain mengamankan sisa minuman kemasan, petugas juga memeriksa pemilik kantin sekolah Al Wasliyah.
"Dari keterangan pemilik kantin sekolah, minuman kemasan disuplai dari grosir yang ada di depan sekolah," kata Daniel.
Sementara Kepala Sekolah SD Al Washliyah, Lindung Siregar mengatakan, kondisi 14 pelajar yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Badrul Aini, Jl Bromo, Gang Sukri, Medan, mulai membaik pada Rabu sore. Sebagian murid telah diizinkan pulang sedang tujuh lainnya masih menjalani perawatan intensif.
"Pelajar yang mengalami keracunan ringan, sebagian sudah pulang dibawa orang tua masing-masing. Sedang yang keracunan berat, kini masih diinfus menjalani rawat inap," kata Siregar.
(rul/fay)










































