"Sinyalemen bahwa Menkes tidak mau mengumumkan susu formula mengandung bakteri berhubungan dengan pengusaha adalah tidak berdasar. Karena Menkes justru mempersiapkan RPP yang isinya melarang dan tidak menganjurkan memberikan susu formula. Dalam RPP tersebut bahkan dimasukkan larangan iklan susu formula agar ibu-ibu memberikan ASI selama enam bulan," ujar Menkes dalam raker antara Komisi
IX DPR dengan Menkes, BPOM, Rektor ITB, dan LIPI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2011).
Menkes menuturkan bahwa dalam aturan tersebut pemerintah ingin ASI lebih diutamakan dari susu formula. Menkes justru merasa tidak akan ada produsen susu formula yang menyukai aturan ini.
"Tidak benar Menkes berkolusi dengan pengusaha susu formula. Produsen susu formula membenci Menkes karena kami tidak menganjurkan penggunaan susu formula," papar Menkes.
Menkes juga menjanjikan akan melakukan sosialisasi aturan tersebut secepat mungkin. Menkes tidak ingin susu formula menjadi pilihan pertama untuk bayi.
"Sosialisasi akan kami lanjutkan lebih lagi," tandasnya.
(van/gun)











































