Jacob Nuwa Wea Ganjal Wiranto?
Rabu, 19 Mei 2004 13:50 WIB
Jakarta - Gonjang-ganjing di panggung politik menjadikan Jacob Nuwa Wea sebagai lakon. Pak Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu diisukan menggalang kekuatan untuk menjegal Wiranto. Sebuah dokumen yang membeberkan sepak terjang Jacob, kini beredar luas.Isi dokumen itu antara lain menyebutkan adanya pertemuan di rumah dinas Jacob di kawasan Widya Candra, Kuningan, Jakarta Selatan. Pertemuan berlangsung Kamis, 6 Mei 2004, dari pukul 22.00 wib hingga keesokan harinya pukul 01.00 dini hari.Pertemuan itu, sebagaimana tertuang dalam dokumen itu, diikuti 26 eleman mahasiswa. Beberapa di antaranya adalah yang menamakan diri dengan GMNU,ABA, Unja, Unbor, Famred dan Unas. Namun turut menjadi korban adalah Aliansi Mei Bergerak (AMB).Mengapa? Pertemuan di rumah dinas Jacob itu disebut-sebut menelorkan kesepakatan untuk menggelar aksi pada 12 Mei 2004. Temanya: Anti militerisme, menolak capres dari militer, serta menjadikan Wiranto sebagai pelanggar HAM. Kebetulan, pada 12 Mei itu, AMB memang menggelar aksi.Tudingan AMB bersekongkol dengan Jacob disebabkan adanya kesamaan tanggal dan tema dalam aksinya. Tentu saja AMB tidak tinggal diam. Humas AMB, Monang Tambunan membantah keras. "Kami tidak tahu menahu adanya pertemuan itu. Kalau memang ada dokumennya, silakan dibeberkan saja sebagai saja yang ikut," tandas Monang.Monang juga membantah, aksi AMB yang mengambil tema antimiliterisme dibiayai oleh Jacob Nuwa Wea. "Aksi kami bukan untuk mendukung capres-cawapres," kata Monang. Clear sudah!Yang belum clear tentu saja soal Jacob Nuwa Wea. Sejauh ini Jacob masih belum mengeluarkan pernyataan apa pun. Suara lantang Jacob masih belum terdengar. Padahal kubu beringin sudah berancang-ancang akan menggugat pak menteri itu, jika benar-benar terbukti bersekongkol menjegal Wiranto.Benar tidaknya Jacob menggelar pertemuan di rumah dinasnya untuk menggasak Wiranto masih belum teruji. Jadi, Jacob sedang akan menggasak korban atau justru dia yang kini sedang menjadi korban dari sebuah isu politik?
(bdi/)











































