JK: Media Juga Jangan Berlebihan

JK: Media Juga Jangan Berlebihan

- detikNews
Rabu, 23 Feb 2011 16:56 WIB
JK: Media Juga Jangan Berlebihan
Jakarta - Pernyataan acaman boikot terhadap media massa yang disampaikan Seskab Dipo Alam memang terlalu berlebihan. Namun di sisi lain, media massa harus melakukan introspeksi untuk tidak berlebihan memberitakan suatu hal yang buruk agar tidak malah menjadi contoh bagi penontonnya.

"Media juga jangan berlebihan. Misalnya saja soal kekerasan, sebab itu malah bisa jadi ditiru," ujar Jusuf Kalla (JK) di sela acara Gramedia Fair di Istora, Senayan, Jakarta, Rabu (23/2/2011).

Menurut mantan Wakil Presiden RI itu, bila memang ada pemberitaan media massa yang dinilai merugikan, maka pemerintah bisa saja mengajukan gugatan melalui Dewan Pers. Mekanismenya telah diatur di dalam UU Pers dan sepatutnya payung hukum itu juga dipatuhi oleh jajaran pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK menyatakan, Dipo Alam selaku Sekretaris Kabinet tidak berwenang melakukan boikot terhadap media massa. "Yang punya hak presiden atau menterinya (menkominfo-Red)," jelas JK.

(lh/asy)


Berita Terkait