"Tadinya tukang yang melakukan pembangunan huntara itu kan, dari masyarakat sendiri ya. Tapi sekarang karena ada pasir banyak mereka banyak yang kerja pasir daripada yang ngerjain huntara," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Syamsul Maarif.
Hal itu dikatakan dia usai rapat usai rapat persiapan rencana induk rekonstruksi pasca erupsi Gunung Merapi dan bencana lahar dingin di Kantor Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (23/2/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat juga tidak mau tinggal sebelum satu dukuh itu tinggal bersama-sama. Jadi sebetulnya sudah bisa ditempati, tapi itulah wujud solidaritas masyarakat DIY bahwa kalau dulu mengungsinya satu dukuh bersama-sama sekarang kembali ke huntara bersama-sama," terang Syamsul.
Sementara itu, pembangunan huntara di Merapi wilayah Jawa Tengah, kata Syamsul, Gubernur Jateng meminta diambilkan dananya dari sisa pada waktu erupsi terjadi. Merespons keinginan gubernur Jateng itu, pihaknya akan segera membuat surat.
"Akan kami buat surat dari BNPB, agar sisa dana untuk erupsi dipindahkan ke huntara lahar dingin," jelasnya.
(irw/gun)











































