Ada Orang Wiranto dalam Pertemuan Mahasiswa-Menteri

Ada Orang Wiranto dalam Pertemuan Mahasiswa-Menteri

- detikNews
Rabu, 19 Mei 2004 13:02 WIB
Jakarta - Bagaimana caranya Wiranto tahu jika memang benar ada pertemuan mahasiswa dengan seorang menteri untuk menjegal dirinya? Apalagi sampai tahu kalimat yang diucapkan sang menteri."Kalau saya sih melihatnya, mungkin saja menteri itu bilang: saya hanya sediakan dana, sementara Anda yang atur semua demonstrasi. Itu kan kalimatnya jelas. Jadi kemungkinan besar, yang masuk ke rumah menteri itu orang-orangnya Wiranto juga. Ini kemungkinan besar. Saya juga tidak tahu. Karena dia sampai tahu kalimatnya."Demikian kata pengamat politik Fachry Ali di sela-sela acara seminar nasional "Orientasi Kebangsaan dan Keagamaan Parpol Pasca Pemilu" di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang, Rabu (19/5/2004).Manuver politik Wiranto? "Bisa saja. Karena sampai kalimatnya keluar. Itu artinya, datanya sangat mendalam. Dia tahu kalimat menterinya. Artinya, orang Wiranto ada di mana-mana. Bisa ada di kalangan mahasiswa, demonstran, dan lainnya," ujarnya.Namun Fachry menampik ada skenario Wiranto seolah-olah teraniaya. "Tidak. Sebenarnya agak susah orang yang memiliki background militer mencitrakan dirinya sebagai orang teraniaya," tukasnya.Capres Partai Golkar Jenderal Purnawirawan Wiranto mengungkapkan ada menteri yang melakukan rapat di rumah dinasnya. Rapat itu membahas pelaksanaan demonstrasi yang melibatkan mahasiswa. Isu yang diusung antara lain kasus pelanggaran HAM kasus Trisakti, Semanggi dan Timtim, pemalsuan uang, dan pembobolan BNI. Tujuannya untuk menjegal Wiranto dalam Pemilu Presiden. Namun Wiranto tidak menyebutkan nama sang menteri.Dokumen gelap penjegalan Wiranto pun beredar. Rapat disebutkan berlangsung 6 Mei 2004 pukul 22.00-01.00 WIB di rumah dinas seorang menteri di kawasan Widya Chandra Jakarta Selatan.Pertemuan diikuti 43 mahasiswa dari 26 organisasi. Tuan rumah disebutkan hanya berfungsi sebagai penyandang dana. Sedangkan materi rapat diatur oleh mahasiswa. (sss/)


Berita Terkait