"Koalisi sudah seharusnya dirombak. Perilaku anggota partai-partai pendukung hak angket yang tergabung di Setgab tidak gentle dan oportunis. Ini juga sekaligus menunjukkan bahwa keberadaan Setgab saat ini sudah tidak efektif. Sudah waktunya koalisi dirombak total dan Setgab sebagai instrumen operasionalnya direstrukturisasi," ujar Ketua DPP Partai Amanat Nasional, Bara Hasibuan dalam rilisnya ke detikcom, Rabu (23/2/2011).
Bara menegaskan terdapat indikasi kuat dan jelas bahwa hak angket ingin dipakai untuk melayani kepentingan pribadi saja. "Ini yang sangat tidak dapat diterima," katanya. Untuk itu, lanjutnya, "restrukturisasi koalisi juga untuk membersihkan koalisi dari oportunist politik tersebut," ucapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketidakmampuan Presiden untuk bertindak tegas kepada partai-partai itu juga makin meruntuhkan kewibawaan koalisi didepan publik," tambahnya.
Dengan begitu, Bara Hasibuan menyerukan kepada Presiden sebagai pemimpin koalisi untuk tidak menyia nyiakan kesempatan ini untuk merombak total koalisi demi kredibilitas dan perbaikan jalannya pemerintahan kedepan.
(gah/gah)











































