Dalam pemberitahuan untuk warga AS di Libya, Deplu AS menyatakan, warga AS yang ingin meninggalkan Libya harus melapor ke pelabuhan As-shahab di Tripoli, ibukota Libya dengan membawa paspor mereka pada Rabu, 23 Februari pukul 9 pagi waktu setempat. Kemudian kapal akan bertolak menuju Pulau Malta pada pukul 15.00 waktu setempat.
Demikian seperti diberitakan Los Angeles Times, Rabu (23/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evakuasi ini dilakukan di tengah memburuknya situasi keamanan di seluruh Libya. Sebab pemimpin Libya Muammar Khadafi telah bersumpah akan mengalahkan lawan-lawan yang kini menguasai kota-kota di bagian timur Libya.
Sebelumnya pada Senin, 21 Februari dan Selasa, 22 Februari telah dilakukan upaya untuk mengevakuasi 35 diplomat non-esensial AS dan anggota keluarga personel kedutaan AS dengan menggunakan pesawat terbang. Namun upaya itu gagal terlaksana.
Deplu AS menyatakan, saat ini ada sekitar 600 warga AS beserta beberapa ribu warga berkebangsaan ganda AS-Libya di negeri itu.
(ita/nrl)











































